jalan-jalan

Yang tidak bisa dilupakan dari Bandung

Desember 30, 2018

sbr: pixabay


Yang tidak bisa dilupakan dari Bandung 


Paris van Java atau Paris dari Jawa, begitulah kota ini dikenal sebagai kota yang indah, seindah kota Paris di Perancis . Julukan ini muncul sejak zaman dahulu kala ketika masa penjajahan Belanda, bahkan sampai kini nama tersebut masih melekat di benak masyarakat. 

Keindahan kota Bandung dan segala pernak-perniknya telah menyihir jutaan orang untuk datang dan menikmati keindahannya. Tak heran jika weekend tiba banyak kendaraan denga plat B wara-wiri di jalanan Bandung. Maklumlah, jarak Jakarta Bandung itu kurang lebih sama dengan jarak Malang Surabaya sehingga bisa dicapai dengan kendaraan pribadi. 

Pesona Bandung tak hanya menyihir warga Jakarta, warga daerah seperti saya pun juga ingin menikmati lagi Bandung yang terkenal itu. Karena tak hanya Jogja, kota yang indah dikenang, Bandung pun sama. Ada banyak hal dari kota Bandung yang terlalu indah untuk dilupakan. 

Menurut saya, ada beberapa hal dari Bandung yang sulit untuk dilupakan, antara lain: 

1. Makanan 

· Seblak 

Seblak adalah sejenis streetfood yang mempunyai banyak penggemar. Awalnya, seblak ini hanya terbuat dari kerupuk mentah yang direndam air panas, setelah lunak kemudian diberi bumbu. Namun kini, seblak memiliki banyak sekali varian isian, mulai dari ceker, bakso, sosis, mie dan lain-lain. Tingkat kepedasannya pun bervariasi tergantung selera konsumen. Meskipun seblak sudah tersebar sampai ke Malang, namun kalau ke Bandung masih jadi salah satu kuliner yang wajib untuk dinikmati. 

· Siomay 

Sebenarnya di Malang juga banyak penjual Siomay, namun Siomay yang ada label bandungnya itu beda rasanya. Apalagi jika siomay tersebut dinikmati di tempat asalnya, pasti lebih nikmat. Berbeda dengan siomay yang dari luar Bandung. Siomay asli Bandung isinya lebih lengkap. Terdiri dari kentang, siomay, tahu, pare dan kol serta telur rebus. Menikmati Siomay di kota kelahirannya tentu lebih afdol, yakan? 

dok pri



· Roti Bakar 

Sama dengan dua makanan sebelumnya, roti bakar Bandung juga telah sampai di Malang. Di kota aslinya, roti bakar ini ada dua varian isi yaitu asin dan manis. Namun yang di Malang, hanya ada yang isiannya manis saja. Itulah bedanya, lebih banyak pilihan kalau beli di negeri asalnya. 

· Cireng. 

Cireng atau aci di goreng seperti namanya terbuat dari aci atau tepung kanji yang diberi bumbu, kemudian digoreng. Versi asli dari makanan ini dimakan dengan saus kacang yang lembut, namun dalam perkembangannya, sekarang banyak variasi rasa dari cireng ini begitu pula dengan sausnya. Kini ada cireng bumbu rujak yang bahkan dijual secara online. 

Sebenarnya makanan dari Bandung yang layak untuk dikangeni itu masih banyak lagi yang lainnya, namun menurut saya yang paling terkenang kenang adalah keempat makanan diatas. 


2. Sepanjang jalan kenangan. 

Sebagai pecinta jalan kaki, berjalan kaki di jalanan utama kota Bandung adalah kebahagiaan tersendiri. Walau kadang kalau weekend sangat ramai namun kalau sudah berkunjung di kota Bandung, sayang rasanya kalau melewatkan kesempatan ini lagi. Kalau anda berkunjung ke kota Bandung tak ada salahnya berjalan menyusuri kedua jalan bersejarah ini. Bukan hanya cuci mata, jalan kaki ternyata juga banyak manfaatnya loh, seperti membantu proses detoksifikasi, mencegah osteoporosis, menjaga kesehatan jantung, dan lain lain. Nah, kira kira ada apa di jalan Dago dan jalan Braga? 

· Jalan Dago 

Jalan Dago atau yang kini dikenal dengan nama Jalan Juanda adalah favorit para pecinta fashion dan kuliner. Karena di sepanjang jalan ini berjajar factory outlet dan Distro Bandung yang terkenal denagn modelnya yang kekinian. Jadi teringat, sepatu boot pertama yang saya miliki waktu masih SMP adalah oleh-oleh kakak sepulang dari Bandung, sampai kini sepatu boot menjadi model sepatu favorit saya. Untuk itu jika ke Bandung lagi, saya tak akan melewatkan kesempatan untuk berburu sepatu boot. 
Selain itu kita juga bisa duduk di kursi kursi yang tersedia di sepanjang trotoar jalan Dago.
tw : Ridwan Kamil

dokpri
· Jalan Braga 

Tidak kalah dengan jalan Dago, melewati sepanjang jalan Braga, mata kita juga akan dimanjakan. Nama Braga sudah dikenal sejak zaman Belanda dahulu, oleh karena itu sampai sekarang masih banyak bangunan kuno yang dijaga keberadaannya, yang menjadikan jalan Braga ini nampak khas. 

Apa yang saya sebutkan diatas adalah dua hal dari jutaan alasan lain yang dapat membuat saya selalu rindu akan kota Bandung. Saya sendiri, ingin kembali jalan jalan ke Bandung lagi namun kali ini bersama anak anak. 

Nah, sebagai emak-emak yang konsisten menjadi emak emak. Halah apa sih maksudnya? Maksudnya, emak emak kan suka yang diskon. Saya pun selalu mencari segala sesuatu yang berbau diskon. Nah, seperti biasa aplikasi Pegi-Pegi pada akhir tahun ini juga memberikan promo loh. Untuk tiket pesawat ada diskon sebesar Rp 150.000 untuk minimal transaksi 1.200.000. Berikut ini keterangan lengkapnya :



Lumayan kan, liburan dapat diskonan. Mending cari tiket pesawat di Pegi Pegi saja, diskonnya bisa buat beli cireng sama seblak nih. Hehehehe. Eh tapi ingat ya, diskon ini hanya berlaku di aplikasi. So, buruan download aplikasi pegi pegi sekarang.



You Might Also Like

0 komentar